MALANG – Bertempat di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, prosesi Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) FITK periode 2026 berlangsung khidmat pada Jumat (27/02). Meskipun cuaca di luar gedung diselimuti hujan dan hawa dingin sejak fajar, antusiasme para pengurus tetap terjaga demi menandai transisi resmi kepemimpinan mahasiswa menuju masa bakti yang baru.
Dalam sambutannya, Dekan FITK, Prof. Dr. Muhammad Walid, MA, menegaskan bahwa OMIK merupakan mitra strategis fakultas yang memiliki peran krusial dalam membawa perubahan positif. Beliau berharap organisasi ini mampu menjadi inkubator bagi lahirnya pendidik masa depan yang unggul secara intelektual maupun moral guna menjaga marwah institusi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Semangat intelektual pun dikobarkan melalui orasi pimpinan mahasiswa di hadapan hadirin. Ketua DEMA-FITK, Muhammad Ali Wafa, memotivasi pengurus dengan menekankan bahwa seorang pemuda terpelajar harus mampu menanamkan sikap adil dan objektif sejak dalam alam pikirannya. Integritas pikiran ini menjadi fondasi utama agar setiap tindakan yang diambil selalu berpihak pada kebenaran dan kepentingan bersama. Senada dengan itu, Ketua SEMA-FITK, Sheva Aqilla Putra, menegaskan bahwa pelantikan ini adalah gerbang awal tanggung jawab kolektif untuk bergerak satu arah demi kemajuan FITK yang lebih inklusif dan progresif.
Agenda inti berlanjut pada pembacaan SK dan pengucapan janji di dalam ruangan yang penuh kekhusyukan. Prosesi diakhiri dengan serah terima jabatan simbolis dari periode 2025 kepada pengurus baru sebagai tanda estafet perjuangan. Suasana syahdu akibat cuaca teduh di luar gedung menambah kesakralan saat pengucapan sumpah setia pada garis perjuangan mahasiswa. Seiring selesainya prosesi utama, langit yang semula mendung perlahan mulai terang, menandai dimulainya sesi dokumentasi foto bersama per program studi.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan setelah sesi dokumentasi selesai, Ketua SEMA-FITK mengungkapkan bahwa fokus utama periode ini adalah pembenahan internal serta penguatan fungsi pengawasan terhadap kinerja eksekutif demi menjamin transparansi organisasi yang akuntabel. Beliau berharap kepengurusan tahun ini bisa jauh lebih maksimal dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, seluruh pengurus dari angkatan 2024 dan 2025 diimbau untuk melebur dalam satu kekuatan solid tanpa sekat senioritas guna mewujudkan visi fakultas yang lebih progresif dan transformatif.
Sipp
BalasHapus