TULUNGAGUNG - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS-PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kunjungan studi banding ke UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung pada Sabtu(20/6/2026) pagi. Kegiatan yang berpusat di kampus UIN SATU Tulungagung ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi wadah saling tukar ide dan inovasi program kerja antar-organisasi mahasiswa.
Kunjungan dari pengurus HMPS-PBA UIN Malang yang dipimpin oleh Kevin William Tristan ini disambut hangat oleh jajaran pengurus HMPS-PBA UIN SATU Tulungagung di bawah kepemimpinan Maulana Lutfi Al-Kursani. Pertemuan ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk memaparkan struktur kepengurusan, visi-misi, serta program kerja unggulan dari masing-masing himpunan selama satu periode ke depan.
Rangkaian acara studi banding ini diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan pemaparan program kerja atau grand design dari masing-masing instansi. Setelah itu, agenda diteruskan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dibagi per divisi atau departemen untuk membahas program kerja secara lebih spesifik dan mendalam. Seluruh peserta tampak antusias bertukar pikiran mengenai inovasi kegiatan kebahasaan sebelum akhirnya acara ditutup dengan keliling kampus (campus tour) bersama.
Dalam sesi diskusi tersebut, fokus pembahasan banyak menyoroti tentang manajemen internal organisasi. Ketua HMPS-PBA UIN SATU Tulungagung, Maulana Lutfi Al-Kursani, menekankan pentingnya manajemen komunikasi yang solid di dalam tubuh organisasi mahasiswa.
"Alur koordinasi adalah hal yang penting untuk mengatur jalannya komunikasi di suatu organisasi agar tidak terjadi miskomunikasi. Dengan alur yang jelas, seluruh koordinasi bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga seluruh program kerja yang dirancang dapat memberikan dampak baik bagi masyarakat maupun mahasiswa," ujar Lutfi dalam sambutannya.
Ketua HMPS-PBA UIN Malang, Kevin William Tristan, juga menyambut baik poin tersebut. Ia menyampaikan bahwa studi banding ini memberikan perspektif baru yang sangat berguna dalam pengelolaan ormawa, khususnya dalam menyelaraskan alur komunikasi kerja demi efektivitas program kebahasaan ke depan.
Acara formal yang berlangsung dinamis tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan kenang-kenangan secara simbolis, sebagai tanda dimulainya hubungan kolaboratif yang erat antara kedua kampus Islam negeri di Jawa Timur ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar